About my Blog

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful. Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain

Senin, 22 Februari 2010

GAY...

Tak peduli apa  tentang kita…
Kita…ialah aku dan kau…
Yang kutahu… inilah aku… aku dengan tubuhku, hatiku dan jiwaku…
Yang kumau…ialah kau…kau dengan tubuh, hati dan jiwa yang sama denganku…
Meski mungkin tak seorangpun sudi memercikkan kita sedikit restu
Bukan saja orang-orang itu…kita tau…
Yang Maha Tahu itupun kuyakin  sedang memandang dengan murka pada kau dan aku…
Pada apa yang melanda tubuhku dan tubuhmu….hatiku dan hatimu…jiwaku dan jiwamu…
Pada apa yang kini meleburkan kau dan aku…
Aliran larva rasa yang membuatku dan kau mencair dalam sesuatu yang tak dapat menyatu…
Karna Dia memang tak pernah membuat suratan “bahwa aku ada untukmu…dan kau dicipta untukku”
Sayangnya…aku tetap tak peduli apa tentang kita…
Yang kutahu…inilah aku…bersama yang kumau…ialah kau…