About my Blog

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful. Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain

Senin, 22 Februari 2010

Malu Tapi Mau

Aku tau…kau tau…
Aku dan kau ada di situ
Tapi ternyata aku dan kau pura-pura tak saling tau kalau ada aku dan kau di situ waktu itu
Aku lihat…kau lihat…
Wajah kita memang penuh muslihat… tak punya nyali untuk mengakui yang terlihat
Kau…botak…kacamata…kemeja lengan panjang…kakimu dibalut stiletto berkepala jenjang…ya kan???
Aku cuma melihatmu 1 detik lebih sedikit…
Tak berani lama-lama…takut kalau kau berhenti pura-pura tau ada aku…dan jadinya jujur kalau kau memang tau ada aku di situ.
Aku juga tau..kalau kau memperhatikanku dari  lebih dari 10 detik waktu aku membelakangimu…
Punggungku membisikkannya…kalau kau memperhatikanku waktu itu…hahaha!
(wanita tau kalau dia sedang diperhatikan meski mungkin dia tak melihatmu langsung saat matamu tertuju padanya)
Aaaah!...
Sejumlah rasa telah menghisap habis nyaliku…
Tak bisa ditakar jumlahnya berapa…
Yang jelas…itu sudah membuatku…pura-pura tak tau ada kau disitu.
Mungkin juga  sama halnya denganmu…karena kau tau aku ada di situ…tapi kau juga pura-pura tak tau…sama sepertiku.