About my Blog

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful. Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain

Minggu, 28 Maret 2010

Bye....

sang waktu seakan menyindir hatiku...saat aku mulai berlama-lama di sini


setiap detik yang diputarnya selalu memaki otak ini...


ah...bodohnya aku...


rasa sesal bertubi-tubi menghempas rasa yang kian bergejolak 


ini salahnya...


kenapa mataku terlalu lama menatapmu ...


padahal kau...


aku tak tau...kau masih  ada...atau tiada...


seonggok raga yang dengan yang hanya diam di sana....tanpa ekspresi...tanpa reaksi... tak pernah terdefinisi...


mana kutau bila akhirnya begini...


kau tiba-tiba muncul lagi... tetap saja begitu...diam di tempat...tak  pernah berani melangkah maju menatapku lagi...


aku terlalu lelah menanti...


kau tau?...terlalu lama aku telah menanti...kau yang di sana...yang selalu tanpa ekspresi...tanpa reaksi... tak pernah terdefinisi...


akhirnya ..... 


sebait maaf kulantunkan lirih dalam dawai asa yang kini meredup dan hampir lenyap....


"maaf kau membuatku menunggu telalu lama"...