Aku hanya makhluk sederhana
Dalam diriku tiada sesuatu yang istimewa
Hanya hati
Dan sepercik rasa
Yang (mudah-mudahan) bisa terpancar seutuhnya
Kemarin kau tanya
“Sekarang pacarmu siapa?”
Aku tersenyum
Dan hanya akan menunjukkan diriku seadanya
Masih sama seperti sebelumnya
Aku masih bertahan dalam sosok sederhana yang tiada istimewa
Hanya hati dan sepercik rasa
Dan…itu…masih pada seorang saja


